Kuytanda.Com,Boltara—Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pengentasan kemiskinan dengan menyediakan hunian layak bagi masyarakat.
Bukti nyata dari upaya ini adalah pelaksanaan Serah Terima dan Peresmian Rumah Program Penanggulangan Kemiskinan Daerah, yang meliputi Pembangunan Baru/Rehabilitasi Berat Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk Tahun Anggaran 2026.
Acara ini berlangsung meriah di Desa Ollot I, Kecamatan Bolaangitang Barat, pada hari Sabtu, 23 Mei 2026.
Acara penting ini dihadiri oleh Bupati Bolaang Mongondow Utara, Dr. Sirajudin Lasena, S.E., M.Ec.Dev., yang didampingi Perwira Penghubung Kodim 1303/BM, Mayor Inf. Burhanudin, S.Sos. Hadir pula perwakilan dari Kejaksaan Negeri Bolaang Mongondow Utara melalui Kepala Seksi Intelijen, anggota DPRD Kabupaten, Djoni Patiro, S.Pd., serta jajaran pimpinan OPD, Camat Bolaangitang Barat, Sangadi Desa Ollot I, perangkat desa, dan masyarakat setempat.
Acara diawali dengan pembacaan doa, sebagai ungkapan syukur atas terselenggaranya program yang menjadi bagian dari intervensi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah. Bupati Sirajudin Lasena kemudian menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada Rahim Abubakar, salah satu keluarga penerima manfaat, sementara dokumen keputusan penetapan bantuan diserahkan oleh perwakilan Kejaksaan Negeri.
Rangkaian kegiatan berlanjut dengan pengguntingan pita dan pemasangan tanda penyerahan rumah, menandai bahwa hunian tersebut resmi diserahterimakan dan siap ditempati.
Program Rumah Layak Huni ini merupakan salah satu instrumen strategis Pemerintah Kabupaten untuk memperkuat agenda penanggulangan kemiskinan. Tidak hanya memberikan bantuan sosial, program ini juga berfokus pada peningkatan kualitas tempat tinggal masyarakat. Pemerintah daerah berharap, melalui program ini, penerima manfaat dapat menikmati lingkungan hidup yang lebih sehat, aman, dan mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga.
Acara ini ditutup dengan prosesi doa syukuran, penyampaian bahasa adat, serta sesi foto bersama seluruh unsur yang hadir. Ini menjadi simbol kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan sosial di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, serta meneguhkan komitmen bersama untuk masa depan yang lebih baik.








